Selasa, 22 Oktober 2013

".. Sikap Syi’ah Terhadap Jenazah Sunni .."


".. Sikap Syi’ah Terhadap Jenazah Sunni .."

Sungguh saya sangat bangga sebagai seorang muslim, ketika melihat Syi’ah melakukan shalat terhadap jenazah kaum muslimin di dua kota suci, Mekkah dan Madinah, mereka berdiri rapi dengan khusyu’nya. Saya katakan dalam diri sendiri: “Sekiranya mereka itu menyimpan permusuhan terhadap Ahlus Sunnah, pasti mereka tidak akan menshalatkan jenazah kaum muslimin! Saya anggap ini merupakan wujud ukhuwah dalam beragama dan sebagai ikatan aqidah.

Secara nyata, pemandangan ini dapat membuat seseorang yang mengerti tentang sikap Syi’ah terhadapa Ahlus Sunnah merasakan kebingungan dan keanehan.
Jika Syi’ah secara nyata mengkafirkan Ahlus Sunnah, lalu mengapa mereka mau melakukan shalat terhadap jenazah kaum muslimin?

Akan tetapi, berikut inilah pernyataan Syi’ah, seputar pelaksanaan shalat mereka tehadap jenazah kaum muslimin, yang sangat membutuhkan doa yang baik dan shalih.

Syaikh agama syiah, Al-Mufid, dalam Mukhtashar Fiqih-nya menyatakan: “Sekiranya ia seorang nashibi (nashib berarti Sunni menurut mereka), maka shalatlah terhadapnya dengan bertaqiyah, dan ucapkan setelah takbir yang keempat:

“(Ia) hamba-Mu dan anak hamba-Mu, kami tidak mengetahui darinya kecuali keburukan saja, maka hinakanlah ia di tengah para hamba-Mu dan di negeri-negeri-Mu, serta masukkanlah ia ke dalam nereka-Mu yang paling panas....

Ya Allah, sungguh ia dulu berteman (loyal) dengan musuh-musuh-Mu, memusuhi para wali-Mu dan membenci Ahlul Bait Nabi-Mu, maka jadikanlah buruk kuburannya dengan api, buatlah dari arah kedua tangan (bawah dan atas)nya api, dari sisi kanannya api, dari sisi kirinya api, dan jadikanlah ular dan kalajengking berkuasa atasnya di dalam kuburnya.” [1]

Dan dalam riwayat lain: “Ya Allah, sesungguhnya fulan, kami tidak mengetahuinya melainkan bahwa ia adalah musuh-Mu dan musuh Rasul-Mu. Ya Allah, perburuklah kuburnya dengan api, penuhilah mulutnya dengan api, segerakanlah ia masuk Neraka, karena sungguh ia dulu berteman (loyal) dengan para musuh-Mu, memusuhi para wali-Mu dan membenci Ahlul Bait Nabi-Mu. Ya Allah, persempitlah terhadapnya kuburannya.”

Lalu jika (imam) telah mengangkat tangan, maka ucapkanlah: “Ya Allah, janganlah engkau angkat ia dan jangan pula engkau sucikan dirinya.” [2]

Pada dasarnya -menurut Syi’ah- tidak boleh menshalatkan jenazah kecuali dengan cara bertaqiyah

Ibnu Al-Baraj dalam ringkasan fiqihnya Al-Muhadzab mengatakan: “Tidak boleh menshalatkan jenazah nashibi (maksudnya adalah Ahlus Sunnah) karena permusuhannya terhadap Ahlul Bait Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam disaat taqiyah sudah terangkat.” ----> [3] Maksudnya tidak wajib lagi dengan munculnya imam mahdi Syi’ah atau karena susahnya bertaqiyah di tengah-tengah kaum muslimin.

Mereka meriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai orang yang paling benar perkataannya dan paling jelas rahasianya, bahwa beliau melakukan shalat terhadap jenazah Abdullah bin Ubay yang munafiq secara taqiyah, dan beliau bersabda: “Ya Allah, penuhilah mulutnya dengan api, isilah kuburnya dengan api dan masukkanlah ia ke dalam api Neraka.” [4].

Saya tidak tahu apa yang beliau takutkan dari Abdullah bin Ubay hingga beliau bertaqiyah?!

Setelah Mirza An-Nuri menyebutkan sebagian riwayat tentang cara berdoa Syi’ah terhadap jenazah Sunni, dapat diambil kesimpulan terhadap apa dia katakan, yaitu bahwa:

“Mereka (ulama Syi’ah) menyebutkan tentang cara berdoa terhadap Ahlus Sunnah dengan berbagai lafadz yang menunjukkan semuanya itu tidak terbatasi oleh waktu (tidak hanya sementara), akan tetapi seseorang dapat berijtihad menentukan sendiri doa terhadapnya sesuai dengan apa yang dia ketahui dari pembangkangan dan permusuhannya.” [5]

Dengan demikian, berarti para cendekiawan Syi’ah telah membuat dinding-dinding pembatas antara Sunnah dan Syi’ah, mereka tanamkan kedengkian kepada para pengikutnya, dan mereka nyalakan api kebencian dalam hati-hatinya. Hampir tiada suatu kesempatan pun berlalu melainkan mereka melaknat para sahabat Radhiyallahu ‘anhum, mencela dua syaikh (Abu Bakar dan Umar), dan menuduh Ahlus Sunnah dengan tuduhan menumpahkan darah Ahlul Bait.

Semua itu membuat anak kecil menjadi tumbuh dewasa dan orang dewasa menjadi tua renta, tiada daya dan kekuatan melainkan dari Allah semata.

Oleh karena itu, hendaknya orang-orang yang berakal dari kelompok Syi’ah mau meneliti kembali muatan teks atau nash yang memenuhi buku-buku mereka, dan hendaklah mereka bertaubat kepada Allah ‘Azza wa Jalla, kembali kepada kitab-Nya dan sunnah Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Wallahul Musta’an.
________________________________
[1] Al-Muqni’ah, karya Al-Mufid, (229-230)
[2] Al-Kafi, karya Al-Kulaini, (3/189), Man La Yahdhuruhu Al-Faqih (1/168), Al-Bihar (44/202), Wasail Asy-Syi’ah (3/70) dan Tahdzib Al-Ahkam (3/197).
[3] Al-Muhadzab, karya Al-Qadhi ibnu Al-Baraj, (1/129)
[4] Ibid.
[5] Mustadrak Al-Wasail, karya Al-Mirza An-Nuri, (2/254).


[abrhn/m.a/syiahindonesia.com]
- See more at: http://syiahindonesia.com/?p=251#sthash.9iDwMBwC.dpuf
 

Persamaan Syi'ah (Rafidhah) dan Yahudi (1)














KHOMAINI MENUDUH RASULULLAH TELAH GAGAL MEMBINA UMAT DAN MENYEMBUNYIKAN RISALAH! -------------------------------------------------

Khomaini berkata dalam kitabnya:

لقد جاء الأنبياء جميعاً من أجل إرساء قواعد العدالة في العالم؛ لكنَّهم لم ينجحوا حتَّى النبي محمد خاتم الأنبياء، الذي جاء لإصلاح البشرية وتنفيذ العدالة وتربية البشر، لم ينجح في ذلك....

“Sungguh semua Nabi telah datang untuk menancapkan keadilan di dunia, akan tetapi mereka tidak berhasil. Bahkan termasuk Nabi Muhammad, penutup para Nabi, dimana beliau datang untuk memperbaiki umat manusia, menginginkan keadilan, dan mendidik manusa – tidak berhasil dalam hal itu….” [Nahju Khomainiy, hal 46].

إِنَّ النبي أحجم عن التطرق إلى الإمامة في القرآن؛ لخشيته أن يُصاب القرآن من بعده بالتحريف، أو أن تشتد الخلافات بين المسلمين، فيؤثر ذلك على الإسلام...

“Sesungguhnya Nabi menahan diri dari menyinggung permasalahan imaamah dalam Al-Qur’an karena beliau khawatir Al-Qur’an akan mengalami perubahan (tahriif) sepeninggalnya, atau semakin hebatnya perselisihan di antara kaum muslimin sehingga berpengaruh terhadap Islam…” [Kasyful-Asraar, hal 149].

Lihatlah betapa kafirnya perkataan khomaini. khomeini menyatakan bahwa para Nabi, termasuk Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah gagal dalam pembinaan umat Khomainiy telah menuduh Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyembunyikan sebagian risalah – terutama imaamah – kepada umat manusia dan tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah ta’ala kepadanya. Ini merupakan satu perkataan kufur yang teramat besar dari Khomainiy yang ia lontarkan kepada beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam demi menegakkan agama syiah!

BAGI YANG BELUM MENGETAHUI MENGAPA RAKYAT MUSLIM SURIAH BERJUANG MELAWAN SYIAH BASAR ASAD DAN SEKUTU IRAN, SYIAH HIZBULAT SERTA SIYAH IRAQ KLIK TAUTAN VIDEO INI: https://www.facebook.com/photo.php?v=210564632459467&set=vb.180983328750931&type=3&theater 

Minggu, 20 Oktober 2013

Menyingkap Ajaran Mut'ah Syi'ah

MUT'AH ITU BUKAN AJARAN ALI BIN ABI THALIB, NAMUN RISALAH SETAN.

َوَعَنْ رَبِيْعِ ابْنِ سَبُرَةَ عَنْ أَبِيْهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ( إِنِّى كُنْتُ أَذِنْتُ لَكُمْ فِى اْلإِسْتِمْتَاعِ مِنَ النِّسَاءِ وَإِنَّ اللهَ قَدْ حَرَّمَ ذَالِكَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ فَمَنْ كَانَ عِنْدَهُ مِنْهُنَّ شَيْئٌ فَلْيُحَلِّ سَبِيْلَهَا وَلاَ تَأْخُذُوْا مِمَّا أتَيْتُمُوْاهُنَّ شَيْئًا) أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ وَأَبُوْا دَاوُدَ وَالنَّسَائِىُّ وَابْنُ مَاجَهُ وَأَحْمَدُ وَابْنُ حِبَّانَ

Dari Rabi' Ibnu Saburah, dari ayahnya Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Aku dahulu telah mengizinkan kalian menikahi perempuan dengan mut'ah dan sesungguhnya Allah telah mengharamkan cara itu hingga hari kiamat. maka barangsiapa yang masih mempunyai istri dari hasil nikah mut'ah, hendaknya ia membebaskannya dan jangan mengambil apapun yang telah kamu berikan padanya."

Riwayat Muslim, Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Majah, Ahmad, dan Ibnu Hibban.

وَعَنْ عَلَيٍّ رضي الله عنه قَالَ : ( نَهَى رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ اَلْمُتْعَةِ عَامَ خَيْبَرَ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْه

Ali Radliyallaahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam melarang nikah mut'ah pada waktu perang khaibar. Muttafaq Alaihi.

َوَعَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ( نَهى عَنْ مُتْعَةِ النِّسَاءِ وَعَنْ أَكْلِ الْحُمُرِ اْلأَهْلِيَّةِ يَوْمَ خَيْبَرَ ) اخرجه السبعة إلا أبا داود

Dari Ali Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam melarang menikahi perempuan dengan mut'ah dan memakan keledai negeri pada waktu perang khaibar. (Riwayat Imam yang tujuh, kecuali Abu Dawud)

Sabtu, 19 Oktober 2013

Syiah Menggambar Wajah Rasulullah dan Menjualnya di Pasar

Wajah Rasulullah saw. digambar oleh Syiah (Rafidhah). Menurut mereka, wajah Rasulullah seperti itu. Mereka menjualnya di pasar-pasar. Bayangkan, betapa bejatnya akhlaq mereka. Padahal seluruh kaum muslimin sudah sepakat tidak ada pengkultusan kepada Rasul, bahkan melalui gambarnya sekalipun. Dan Rasulullah saw. pun melarangnya.

Inilah kelakuan sesat Syiah. Mengaku cinta Rasulullah, tetapi sangat mengingkari ajarannya.

Silahkan lihat: https://www.facebook.com/photo.php?v=212894455559818

Jumat, 18 Oktober 2013

Syiah Senang Memutar Balikkan Fakta


Lihat apa yang dikatakan page kafir syiah BHS, tak tahu malu sungguh, entah bagaimana mereka bisa menipu hati nuraninya sendiri? orang lain mungkin saja bisa ditipu, tapi bagaimana dengan hati nurani sendiri? itu tidak mungkin dilakukan kecuali oleh orang yang sudah mati atau bahkan tidak memiliki hati nurani.

Mereka menutup mata atas apa yang telah agama kafir syiah lakukan, dan memutarbalikan fakta demi keuntungan dunia yang sedikit.

Daftar kekejian kafir syiah, yang rupanya tak nampak didepan mata dan nurani mereka yang buta.

- Memasukkan racun ke saluran PAM.

- Mengebom perkampungan ahlussunnah.

- Memperkosa gadis 8 tahun.

- Memperkosa wanita, kemudian mencincang tubuhnya, ada juga yg dipanggang.

- Mencabut bulu kemaluan wanita di depan suaminya, hingga suami gila tak tahan dihinakan.

- Menembaki para pemuda, memotong tubuhnya, meletakannya di depan rumah keluarganya, lantas meminta ongkos pelurunya.

- Menyodomi para pemuda.

- Ahlussunah dipaksa sujud dan menyembah pada foto bashar.

- Seorang ibu dipaksa mengganti nama anaknya dari abdulloh menjadi abdulbashar.

- Tahanan kehausan disuruh mangap, lalu mulutnya dikencingi.

- Al-Quran dibolongin dengan dicolok-colok pakai rokok.

- Al-Quran juga jadi target latihan tembak menembak tentara.

- Ketika disiksa ada yang teriak “Allahu Akbar” maka mereka membentak dengan mengatakan “Rabbmu sudah lama mati, “ucapkan Basharu Akbar”.

- Satu wanita digilir oleh 20 tentara syi’ah di depan suaminya.

- Gadis2 diperkosa di depan orang tuanya.

- Pemuda dipotong alat kelaminnya, kemudian dihinakan di depan dokter wanita sunni.

- Seorang tua renta diseret dengan jenggotnya dan dipukuli.

- Seorang pemuda ditebas setengah wajahnya hingga lepas mulut dan rahangnya, dan masih sempat hidup beberapa lama.

Bagaimana dengan video-video penyiksaan ini wahai kafir syiah?

Muslim suriah ditusuk-tusuk, disayat-sayat hingga mati.
http://www.youtube.com/watch?v=v1zhs2v1YwI

Wanita suriah disiksa.
http://www.youtube.com/watch?v=ZFbQzjiP5po

Mencabut paksa janggut ulama
http://www.youtube.com/watch?v=aiQyiMBO5Cw

Menyeret-nyeret seorang pemuda sunni diatas aspal.
http://www.youtube.com/watch?v=IoXBFAW8B5c

Bahkan orang yang sedang terluka dirumah sakit pun mereka siksa
http://www.youtube.com/watch?v=TYa7M_xTINI

Kafir syiah bahkan menyiksa orang yang sudah tua dengan kejam
http://www.youtube.com/watch?v=o8rSMog98oY

Bagaimana dengan ini wahai kafir syiah?
http://www.youtube.com/watch?v=EwuUJOPYLnc

Dan bagaimana dengan jutaan video dokumentasi yang tersebar didunia maya tentang betapa kejamnya kalian?

Wahai kafir syiah, bahkan yahudi masih memiliki sedikit nurani dibanding kalian, karena ada yahudi yang anti dgn zionisme, tapi adakah syiah yang anti dari menyiksa ahlusunnah? Tak tau malu kalian wahai syiah, sungguh kalian telah bermain api, dan akan tiba saatnya api itu akan membakar habis tubuh kalian.

Demi Allah wahai kafir syiah, kalian akan kami balas!!!

Raih amal shalih. Sebarkan!!!
 

Kamis, 17 Oktober 2013

Berita Nubuwat: DAJJAL Akan Muncul Dari Negeri Syi'ah Iran

Resensi Akhir Zaman: 

Dari Anas bin Malik ra., sabda Rasulullah SAW., “Dajjal akan keluar dari kota Yahudi Isfahan (Wilayah di Khurasan, Iran, red.) bersama 70,000 penduduk Isfahan”. (Fath al-Rabbani Tartib Musnad Ahmad. Ibn Hajar berkata Shahih)







“Dajjal akan diikuti oleh 70.000 yahudi dari kota Isfahan (Nan), mereka memakai Al-Tayalisah (selendang Persia)”. (HR. Muslim, 7034)
Kita sering mengetahui konspirasi antara Amerika Syarikat dan Israel terhadap Iran. Kita pun sudah tahu fakta bahwa Iran mempunyai teknologi nuklir dan dari mana entah tiba-tiba Iran bangkit sebagai negara yang mempunyai tenaga nuklir?

Sabda Beliau SAW; “Ketahuilah ia (Dajjal) berada di laut Syam atau laut Yaman .. akan datang dari arah timur (lalu menunjukkan dengan tangannya )”. HR Muslim.

Dari Anas bin Malik ra, sabda beliau SAW, “Dajjal akan keluar dari kota Yahudi Isfahan (Khurasan, IRAN) bersama 70,000 penduduk Isfahan”. [Fath al-Rabbani Tartib Musnad Ahmad. Ibn Hajar berkata: "Shahih"].

Nabi bersabda “Dajjal akan diikuti oleh 70.000 yahudi dari kota Isfahan, mereka memakai Al-Tayalisah”. HR. muslim.

Terdapat 13 kaum Yahudi dan Ashkenazi. Ashkenazim adalah bentuk jamak daripada ‘Ashkenaz’ dari bahasa Ibrani
אשׁכנזי yang berarti “Jerman“. Dalam bahasa Ibrani juga dikenal bentuk אשׁכנזים.


Ini berarti orang Yahudi Eropa, terutama dari Eropa Timur, bahasa yang mereka pakai biasanya adalah bahasa Yiddish. Zaman sekarang kaum Ashkenazim di Eropa sudah hampir punah, mereka banyak didapati di Amerika Serikat dan Israel.

Kaum Ashkenazim, sebagai sebuah kaum yang cukup tertutup banyak yang mengidap penyakit turunan. Tetapi salah satu penyakit turunan yang berhubungan dengan penyakit otak, membuat mereka memiliki skor IQ tertinggi di dunia.

Yang mengherankan secara genetik bangsa Palestina memiliki hubungan genetik lebih dekat dengan kaum Ashkenazim dibandingkan dengan kaum Yahudi-Timur Tengah.

Mereka mempunyai kebolehan yang luar biasa walau bagaimanpun Allah swt telah berfirman mengenainya:

(Ingatlah peristiwa) ketika Nabi Yusuf berkata kepada bapanya: “Wahai ayahku! Sesungguhnya aku mimpi melihat sebelas bintang dan matahari serta bulan; aku melihat mereka tunduk memberi hormat kepadaku” (4). Bapanya berkata: Wahai anakku! Janganlah engkau ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu, kerana aku khuatir mereka akan menjalankan sesuatu rancangan jahat terhadapmu. Sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagi manusia (5). Dan demikianlah caranya Tuhanmu memilihmu dan akan mengajarmu takbir mimpi serta akan menyempurnakan nikmatNya kepadamu dan kepada keluarga Yaakub sebagaimana Dia telah menyempurnakannya kepada datuk nenekmu dahulu: Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana (6). Demi sesungguhnya! (Kisah) Nabi Yusuf dengan saudara-saudaranya itu mengandungi beberapa pengajaran bagi orang-orang yang bertanya (tentang hal mereka untuk mengambil iktibar) (7).

Lihatlah ke Iran. Bagaimana kehidupan Yahudi di negara yang presidennya selalu gembar-gembor akan menghancurkan, mencaci maki bangsa Yahudi.

Di Iran, Yahudi tersebar di tiga kota besar; Tehran, Hamdan, Isfahan. Dan menurut data resmi Iran, ada sekitar 30.000 orang Yahudi di Iran. Sebuah jumlah yang sangat besar di sebuah negara yang katanya anti-Zionis!

Isfahan, yang terletak di tengah-tengah Iran, dikelilingi oleh kota-kota berbasis Syiah—seakan dengan jelas orang-orang Syiah melindungi mereka.

Padahal, orang-orang Sunni di Iran diburu seperti tikus, dan ulama-ulamanya digantung. Bahkan orang-orang Sunni tidak punya masjid untuk shalat Jumat. Bandingkan dengan sinagog yang bertebaran di bumi Iran.

Orang-orang Yahudi punya hubungan baik dengan pemerintahan Iran. Mereka menganggap bahwa orang-orang Sunni sebagai musuh utama mereka. Bahkan, di parlemen Iran, orang-orang Yahudi mempunyai deputi alias perwakilannya. Kita harus tahu bahwa orang-orang Yahudi di Iran menolak pindah ke tanah jajahan Palestina. Mengapa?

Karena, untuk sebagian Yahudi, Iran adalah tempat suci karena banyak nabi mereka dimakamkan di sini.

Misalnya saja Nabi Daneil. Nabi ini adalah salah satu nabi yang sudah memprediksikan kejadian-kejadian sebelum kiamat. Dan ia dikenal luas di antara Yahudi dan umat Kristen. Selain Nabi Daniel, ada juga Nabi Habqouq, Nabi Sumoil, Qeedar, dan Nabi Hajayy.

Di Iran juga ada makam Bunyamin, saudara Nabi Yusuf. Jadi tidak heran jika Yahudi mengagungkan Iran sebagai tanah suci. Dan mereka menganggap Isfahan sebagai kota yang lebih spesifik lagi. Kota ini merupakan tempat pertama dimana mereka berkumpul pertama kalinya setelah perusakan Yerusalem oleh Novukhodonsur.

Sejarah sudah menyimpan hal ini, dan kemudian setelah 70 tahun penangkapan oleh raja Babylon Nebukadnezzar, mereka berkumpul di Isfahan.

Rabi-rabi di Isfahan mengajar anak-anak Yahudi tentang berbagai kuil Yahudi.

Yang lebih mencengangkan ada sebuah hadist Nabi yang tertera dalam Sahih Muslim, hadist ke 7034: “Anas Bin Malik mengatakan bahwa Rasulullah saw berkata: ‘Dajjal akan diikuti 70 ribu Yahudi dari Isfahan mengenakan selendang Persia.” Ala kuli haal, Yahudi-Yahudi di Isfahan, Iran selalu mengenakan selendang.

Kita sudah mengetahui keberadaan orang Yahudi di Iran ini. Mereka semua berasal dari Isfahan. Jumlah mereka saat ini diperkirakan sebanyak 30 ribu. Dalam hadist disebutkan jumlah mereka sampai 70 ribu, maka akan terjadilah akhir zaman. Wallahu a'lam.


Minggu, 13 Oktober 2013

Jawaban Terhadap Penafsiran Ayat Al Qur'an Tentang "Mut'ah" Yang Difahami Syi'ah Selama Ini

Allah membolehkan Kawin Mut'ah ataukah Syi'ah???
Menjawab Pertanyaan menantang seorang 'pecinta Ahlul Bait' (baca : syiah)
-------------------------------------------------

Ada Seorang 'Pecinta Ahlul Bait (baca : syiah)' yang melayangkan pertanyaan menantang kepada saya di kronologi saya ketika saya menjawab pertanyaan seorang Wanita Muslimah (Yang kemungkinan baru mulai belajar Islam) tentang Definisi Kawin Kontrak/Zina Mut'ah..sesuai dengan kapasitas pengetahuan saya maka saya pun menjawabnya apa adanya dengan jawaban sederhana..lalu barusan saja saya membuka Laptop tiba2 ada seorang 'Pecinta Ahlul Bait' yang Bersembunyi di balik nama Facebook Mazhab Ahlul Kisa' Ahlul Bait mengomentari Jawaban singkat saya tersebut dengan komentar dan pertanyaan menantang.
Berikut Tulisannya:

ABU HUSEIN COBA JELASKAN MANA DALIL QUR'AN YANG MENGHARAMKAN NIKAH MUT'AH? JANGAN ASAL KOMEN. KALAU KOMEN HARUS PAKAI HUJJAH DAN DALIL YANG KUAT BUKAN HANYA KOMEN SEMPALAN.

ALLAH BERFIRMAN,"HAI NABI KATAKANLAH KEPADA ISTRI-ISTRIMU JIKA KAMU SEKALIAN MENGINGINI KEHIDUPAN DUNIA DAN PERHIASANNYA MAKA MARILAH SUPAYA KUBERIKAN KEPADAMU MUT'AH DAN AKU CERAIKAN DENGAN CARA YANG BAIK." ( QS.AL-AHZAB: AYAT 28 )

Maka saya ABU HUSEIN AT-THULLAIBI menjawab:

(MUQADDIMAH)
Hai Orang Kafir Syi'ah,Sebelum saya menjawab pertanyaan dan komentar anda,maka saya katakan pada anda bahwa LAKUM DIINUKUM WALIADIIN..Bagi Kalian agama kalian dan bagi kami agama kami...dalam agama kami (Agama Islam) Zina Mut'ah itu HARAM dan DOSA BESAR..meskipun dalam agama kalian (Agama Syi'ah) itu di bolehkan bahkan di anjurkan dan di sebut dengan "Nikah",namun pada Agama Kami (Agama Islam) Itu adalah ZINA. dan ini Kesepakatan SELURUH PARA 'ULAMA ISLAM dari kalangan AHLUS SUNNAH dan AHLUL BAIT Shalawatullah Wa Salaamuhu 'Alaihim, baik Hanafi,maliki,syafi'i,atau Hanbali....Begitu juga dengan Ulama Ahlul Bait Radhiyallahu'anhum. nah oleh karena itu jangan sekali2 memaksakan Kami untuk meyakini dan membenarkan Ajaran Agama Kalian yang KAAFIIRR dan SESAT itu....

Toh kami Kaum Muslimin tidak memaksakan Kalian untuk mengikuti Agama kami,Karena Allah Berfirman,"La Ikraahafiddiin",yang artinya tidak ada paksaan dalam Beragama. oleh sebab itu kalian juga jangan paksakan kami kaum ASWAJA (Ahlus Sunnah Wal-Jamaah) dan Kaum Ahlul Bait untuk Mengikuti Ajaran Agama Syi'ah Rafidhah Majusiyah Farisiyah yang SESAATT dan KAAFIIRR itu.....karena Sejatinya Kalian orang2 Syi'ah Bukanlah pengikut Ahlul Bait,tapi Justru Musuh Utama Ahlul Bait 'Alaihim Shalatu Wa Salam,,Di antara buktinya adalah:

1.Pemuka Ahlul Bait Sayyidu Syabaabi Ahlil Jannah Raihaanul-Musthofa Hasan Bin 'Ali Radhiyallahu'anhuma Berkata,"Demi Allah,Mu'awiyah Bin Abi Sofyan LEBIH BAIK Daripada orang2 yang mengaku sebagai Syi'ah (Pengikut)-Ku,Mereka berupaya membunuhku dan merampas hartaku. (Kitab Al-Ihtijaj Karya At-Thabrasi di halaman 148.).

2.Pemuka Ahlul Bait,'Ali Bin Husein Zainal 'Abidin berkata,"Orang2 Syi'ah bukan dari kami dan kami pun bukan dari mereka".(Kitab Rijaaul Kisyi halaman 111).

3.Imam Ahlul Bait Imam Ja'far Shaadiq 'Alaihi Salam Berkata,"Allah berlepas diri dari Orang2 Yang benci terhadap Abu Bakar dan 'Umar". yang di maksud dengan "Orang2 Yang membenci Abu Bakar dan 'Umar" tentu saja adalah orang2 Syi'ah Rafidhah.!!!!

Kemudian,dalam Agama Syi'ah,Syi'ah Beribadah dengan Sujud Di Kuburan Husein,Syi'ah Menyeru-Nyeru Nama Husein,bahkan Syi'ah di Iraq pernah bikin spanduk besar bertuliskan Lafadz "Inna Lil-Husein Wa Inna Ilaihi Raaji'uun",yang artinya "Sesungguhnya Kami milik Husein dan Kepadanya lah kami kembali". Minimimal Orang2 Syi'ah baik yang di Timur Tengah maupun yg di Indonesia selalu Menyeru nama Husein degan Perkataan "Yaa Husein.." atau "Labbaika Yaa Husein.." yang artinya "Kami Sambut panggilanmu Yaa Husein".
sedangkan di Sisi Lain Orang2 Islam dengan penuh Ketauhidan dan keimanan mereka berseru "Labbaikallaahumma Labbaik..yang artinya "Kami Sambut Panggilan-Mu yaa Allah..".

Hal Ini menunjukkan bahwa Syi'ah Menyembah Husein,atau minimal Mensejajarkan Posisi Husein dengan posisi Allah Rabbul 'Alamin yang telah menciptakan Husein.Dan dalam agama kami (Agama Islam) ini adalah KEKUFURAN yang nyata,yang Dalam Hukum Islam Bila ada Khalifah atau Amirul Mukminin maka Orang2 Semacam ini Sudah Tidak akan di biarkan Hidup alias Di Sembelih bagaikan Hewan Qurban. kenapa demikian?? karena Tuhan Kami Adalah Allah Jalla Wa 'Ala yang telah menciptakan Kami dan Memberi Rezeki kami,Tuhan Kami adalah Allah yang telah menghidupkan Husein dan mematikannya...TIDAK ADA ILAH YANG BERHAK DI SEMBAH SECARA BENAR KECUALI DIA (ALLAH)...Dan ini adalah 'Aqidah Kami Kaum Muslimin,Ahlus Sunnah dan Ahlul Bait.

Thayyib,Jika kalian orang2 Syi'ah Kaafiirr Menyeru-nyeru Husein dan memanggil-manggil namanya Dan itu berindikasi kalian menuhankannya,padahal Allah berfirman,"Dialah Allah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam serta menundukkan matahari dan bulan,masing2 berjalan menurut waktu yang di tentukan,yang berbuat demikian adalah Allah Tuhan-Mu,Kepunyaannyalah Kerajaan,DAN ORANG2 YANG KAMU SERU SELAIN ALLAH,TIDAK MEMILIKI APA-APA MESKIPUN SETIPIS KULIT ARI."(QS.Faathir ayat 13).

Thayyib,Allah mengatakan "Orang2 yang kamu seru selain Allah Tidak memiliki apa2 meskipun setipis kulit ari",Ini menunjukkan Bahwa Husein Bin Ali adalah makhluq Selain Allah yang TIDAK MEMILIKI APA2 MESKIPIN SETIPIS KULIT ARI,Lantas mengapa kalian menyeru-nyeru Nama Husein wahai Orang2 Syi'ah????????
Lalu di ayat Selanjutnya (QS.Faathir ayat 14) Allah berfirman,"..Jika kamu menyeru mereka maka mereka tidak dapat mendengar seruanmu,dan kalau mereka mendengar seruanmu mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu,dan di hari kiamat nanti mereka akan mengingkari KEMUSYRIKANMU dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu sebagai yang di berikan oleh Allah yang maha mengetahui."

(MENJAWAB PERTANYAAN MENANTANG).
Baiklah,sekarang saya (Abu Husein At-Thullaibi) akan To The Point menanggapi Point masalah yang di tanyakan oleh orang Kafir Syi'ah ini,(Wal-'ilmu 'indallah).

anda mengatakan bahwa Allah berfirman dalam QS.Al-Ahzab ayat 28,"HAI NABI KATAKANLAH KEPADA ISTRI-ISTRIMU,'JIKA KAMU SEKALIAN MENGINGINKAN KEHIDUPAN DUNIA DAN PERHIASANNYA MAKA MARILAH SUPAYA KUBERIKAN KEPADAMU MUT'AH DAN AKU CERAIKAN DENGAN CARA YANG BAIK".

Wahai orang kafir Syi'ah,Semoga Allah memberi hidayah anda dan tidak mematikan anda dalam keadaan kafir.. Ayat ini berkenaan dengan Rasulullah yang ingin menceraikan istri2 nya dan memberikan "Mut'ah" kepada mereka. nah, Mut'ah di dalam ayat ini bermakna "Kesenangan yang di berikan Rasulullah kepada Istri2 beliau yang ingin beliau Ceraikan" semacam dana dalam jumlah tertentu yang di berikan seorang suami kepada istri yang di ceraikannya tanpa sang istri harus melayani sang suami. nah,di namakan "Mut'ah" dalam ayat ini karena "Mut'ah" bermakna kesenangan. karena Sang istri mendapatkan Kesenangan berupa Pemberian dari sang suami tanpa sang istri harus melayani sang suami

Wahai Syi'ah Kafir -Semoga Allah memberi anda Hidayah masuk Islam-,
Bila anda mengatakan bahwa kata2 "Mut'ah" dalam ayat ini bermakna Kawin Kontrak alias Zina yang dalam Agama Syi'ah di sebut "Nikah" Mut'ah.yang mana kawin Mut'ah bertujuan hanya untuk memuaskan nafsu sex syaithoniyyah Rajimiyyah semata,Nikah yang tidak perlu ada Wali,tidak memberi hak2 nafkah dengan baik,sang wanita yang di mut'ah tidak memiliki hak mewarisi harta sang suami,lalu kalau sang wanita hamil maka ia tidak bisa menggugat sang suami jika ikatan kontraknya sudah habis.yang mana posisi wanita yang di mut'ah (dalam ajaran agama syi'ah) sangatlah hina dan lebih buruk daripada binatang ternak.kalau yang anda maksud degan Mut'ah dalam ayat ini adalah Kawin Kontrak seperti yang anda maksudkan di atas,maka bagaimana dengan ayat 236 Surat Al-Baqarah ketika Allah berfirman,"
Tidak ada dosa bagimu jika kamu menceraikan istri-istrimu yang belum kamu sentuh atau belum kamu berikan maharnya,dan hendaklah kamu beri mereka 'Mut'ah' bagi yang mampu menurut kemampuannya dan bagi yang tidak mampu menurut kesanggupannya,yaitu pemberian dengan cara yang patut yang merupakan kewajiban bagi orang-orang yang berbuat kebaikan".(QS.Al-Baqarah ayat 236).

Lihat Wahai orang Kafir Syi'ah..Dalam Ayat ini Allah sendiri yang mendefinisikan Arti "Mut'ah" dalam firmannya yang mulia...Allah mendefinisikan 'Mut'ah' dalam firmannya itu dengan makna "Pemberian dengan cara yang patut",terkait dengan Istri-istri yang di ceraikan. Bukan 'Mut'ah" Kawin Kontrak Zina Cabul ala Agama Sesat Syi'ah Dhalalah..!!!! Kurang ajar sekali anda menafsirkan Ayat2 Allah yang mulia seenak Otak anda...Siapa anda...anda Tidak lebih baik daripada Kotoran hewan di belah dua bila anda memperlakukan Ayat2 Allah yang mulia dengan Kurang ajar seperti ini demi Membenarkan ajaran Kotor anda tentang kawin kontrak dan menghalalkan Zina. inilah di antara Bukti bahwa Syi'ah agama kotor yang menghalalkan segala yang di haramkan Allah dan merubah-rubah Ayat2 Allah....
Namun saya heran dengan kalian wahai orang2 Syi'ah..mengapa kalian mengambil sekian cuil ayat Al-Qur'an untuk membenarkan Zina ala Syi'ah tapi kalian tidak mengambil ayat Al-Qur'an yang lain tentang Jaminan Allah kepada Para Sahabat Nabi untuk masuk Surga??? hingga kalian membenci para Sahabat,mencaci maki mereka dan melaknati mereka?????!!!!!! mengapa kalian tidak mengambil sekian banyak ayat Al-Qur'an yang memuji Sayyidah 'Aisyah Radhiyallahu'anha dan mensucikan beliau dari langit ke tujuh?????!!!!!!!! MENGAPA Wahai Orang2 Syi'ah???? Apakah kalian menggunakan Al-Qur'an hanya sesuai dengan Otak kotor dan Hawa Nafsu bejad kalian?!!!!!!

Penutup dari saya,camkan ini baik2...
Anda menghalalkan Zina Mut'ah padahal Rasulullah mengharamkannya...Rasulullah MENGHARAMKAN Zina Mut'ah melalui Lisan Amirul Mukminin 'Ali Bin Abi Thalib (mertua tercinta 'Umar Bin Khathab),Beliau ('Ali) berkata,"Sesungguhnya Nabi telah melarang Nikah Mut'ah dan memakan daging keledai jinak pada saat perang Khaibar...Dan beliau mengharamkannya sampai hari kiamat".!!!!!!!

Hadits ini di Riwayatkan oleh Imam Bukhori Di dalam Kitab Shahihnya di Bab Nahyu An-Nabi'annikaahil-Mut'ah Akhiiron No Hadits 5115.

....dan INGAT!!! (Jangan Memperkosa Sejarah)
Dahulu setelah penaklukan kota Makkah,Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wa 'Ala Aalhi Wa Sallam pernah Berkhutbah di Pintu Ka'bah di antara Hijir Isma'il,"wahai Ummat manusia,Dahulu aku pernah mengizinkan kalian untuk mut'ah (Kawin Kontrak) dengan wanita.dan siapa di antara kalian yang memiliki istri mut'ah (kawin kontrak) maka hendaklah ia menceraikannya.karena Allah telah mengharamkannya sampai hari kiamat..."

Namun,kendati Kawin Kontrak (Mut'ah) telah di haramkan Oleh Allah dan Rasulnya Sampai hari kiamat,tetap saja agama Syi'ah Menghalalkannya karena kalian akan menolak apa yang kami sampaikan,karena Riwayat-riwayat Tentang pengharaman Kawin Mut'ah seluruhnya bersumber dari Ulama-Ulama Islam Seperti Imam Bukhori,Imam Muslim dan yang lainnya,bukan dari Pendeta-pendeta Majusi Persia yang meriwayatkannya sejenis Al-Khomaini,Al-Majlisi,Al-Kulaini dan yang lainnya-Qatalahumullah- hingga kalian pun tentu menolaknya mentah-mentah...Apalagi Hadits-hadits Rasulullah tentang HARAMNYA Kawin Mut'ah di Riwayatkan oleh Para Sahabat Nabi yang mayoritasnya kalian kafirkan,di antaranya adalah Sahabat Rabi' Bin Sabrah Al-Juhani... Jadi wajar saja bila kalian menolaknya,dan kami tidak heran bila kalian tetap Menghalalkan Kawin Mut'ah,karena Riwayat2 pengharamannya di riwayatkan oleh "Orang-orang kafir" menurut anggapan Otak kalian.

Atau,ada Senjata tumpul terakhir yang kalian gunakan untuk membenarkan Ajaran Kotor Zina Mut'ah ala Syi'ah,yaitu kalian akan mengatakan bahwa 'umar Bin Khathab pernah melakukan Kawin Mut'ah di masanya....(?)(?).
Saya tidak akan menjawab Syubhat Tolol kalian ini,tapi saya akan menjawabnya dengan melontarkan pertanyaan: MENGAPA KALIAN MENGAMBIL SUMBER DARI 'UMAR BIN KHATHAB dan BERHUJJAH DENGANNYA?? BUKANKAH KALIAN MENGATAKAN BAHWA 'UMAR BIN KHATHAB ADALAH KAFIR,ZINDIQ,MUNAAFIQ,PENGHKIANAT dan MURTAD??!!!!!!!!!!!??????????
Yang bener aja berargumentasi dengan perbuatan "Orang Kafir,"Pengkhianat"dan "Murtad"!!!!!!!!!!!!!!!?????????? Berarti ajaran agama kalian bersunber dari "Orang Murtad"???

Terakhir,saya ingin bertanya kepada anda wahai Syi'ah Kaafirr,,Coba sebutkan Satu Saja Imam Ahlul Bait yang melakukan Mut'ah (Kawin Kontrak) dan siapa anak2 mereka dari Hasil Kawin Mut'ah itu????? Sebutkan Imam Ahlul Bait satuuuuuu saja ndak usah banyak-banyak..yang melakukan kawin Mut'ah,dan siapa Wanita2 yang Di Mut'ah.????? SEBUTKAN!!!!!!!!!!!!! Ingat! yang saya tanya adalah Imam dari kalangan Ahlul Bait...Jangan selain mereka,karena Syi'ah selalu mengotori Kesucian Ahlul Bait dengan mengaku-ngaku sebagai Pengikut setia Ahlul Bait. Bila ada,silahkan sebutkan dengan lengkap dan Ilmiah dan jangan lari dari pertanyaan saya....Bila jawaban anda ada dan benar,MAKA PERSAKSIKANLAH Demi Allah saya Abu Husein At-Thullaibi akan masuk Syi'ah dan meninggalkan Agama Islam ini...Wallahi.....!!!!!!!!

(saya tidak butuh Celaan,bualan,dan komentar2 kosong yang anak TK juga paling pinter seperti itu.Saya tunggu jawaban dari Kalian wahai Orang2 Kafir Syi'ah.Al-'Ilmu Wal-Haqqu 'Indallaah..)
Wallahu A'lam.

oleh : Abu Husein At-Thullaibi

sumber: 
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=210865235762740&set=a.181210555394875.1073741828.180983328750931&type=1